Kitab Jihad dan SiyarSyarah Shahih Muslim

Kitab Jihad dan Siyar – Tidak Disukai Angan-angan Bertemu Musuh (Bagian 1)

Kitab Jihad Dan Siyar
Bab 6: Tidak Disukai Angan-angan Bertemu Musuh (Bagian 1)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : ” لَا تَمَنَّوْا لِقَاءَ الْعَدُوِّ، فَإِذَا لَقِيتُمُوهُمْ فَاصْبِرُوا “.

Dari Abu Hurairah bahwasanya Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

“Janganlah kalian berangan-angan pertemuan dengan musuh. Jika kalian bertemu mereka maka bersabarlah”.

Dalam riwayat lain di sebutkan dengan redaksi sebagai berikut:

لا تتمنوا لقاء العدو واسألوا الله العافية ، فإذا لقيتموهم فاصبروا واعلموا أن الجنة تحت ظلال السيوف

“Janganlah kalian berangan-angan berjumpa dengan musuh. Jika kalian bertemu dengan mereka maka bersabarlah. Ketahuilah, sesungguhnya surga berada di bawah naungan pedang-pedang.”

Faidah Hadist

1). Larangan berangan-angan berjumpa dengan musuh.

Al Imam An-Nawawi -رحمه الله- berkata:
“Nabi melarang bertemu dengan musuh karena perbuatan tersebut merupakan sebagian dari bentuk ujub, bersandar dan yakin terhadap diri maupun kekuatan sendiri. Hal ini merupakan salah satu bentuk kedzaliman. Sesungguhnya Allah telah menjamin akan menolong siapa saja yang di dizolimi atasnya.

Dalam perbuatan tersebut (berangan-angan berjumpa musuh) juga terdapat bentuk lemahnya perhatian dan menganggap remeh musuh. Hal ini menyelisihi sikap hati-hati dan waspada.”

2). Rasulullah ﷺ mengajarkan umatnya untuk bermohon al-‘afiyah kepada Allah.

Al-Imam An-Nawawi -رحمه الله- berkata:” Al-‘afiyah adalah salah satu dari lafadz-lafadz umum yang mencakup penolakan terhadap seluruh hal-hal yang tidak disukai baik lahir dan batin, di dunia dan akhirat.”

اللهم إني أسألك العافية لي ولأحباءي و لجميع المسلمين

Ya Allah akan memohon kepadamu untuk ku al-‘afiyah, untuk orang-orang aku cintai, dan seluruh kaum muslimin

3). Anjuran Bersabar Dalam Peperangan

Rasulullah ﷺ bersabda:

وإذا لقيتموهم فاصبروا

“Jika kalian berjumpa dengan musuh bersabarlah”

Al-Imam An-Nawawi -رحمه الله- berkata: “Sabda beliau ini adalah anjuran untuk bersabar dalam peperangan dan sabar adalah rukun yang paling di tekankan.”

Allah تعالى telah mengumpulkan adab-adab dalam peperangan pada ayat-ayat berikut:

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوۤا۟ إِذَا لَقِیتُمۡ فِئَةࣰ فَٱثۡبُتُوا۟ وَٱذۡكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِیرࣰا لَّعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ﴾ [الأنفال ٤٥]

Wahai orang-orang yang beriman jika engkau bertemu dengan musuh bersabarlah dan berzikir lah dengan zikir yang banyak kepada Allah semoga kalian beruntung [Al-anfal:45]

وَأَطِیعُوا۟ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَا تَنَـٰزَعُوا۟ فَتَفۡشَلُوا۟ وَتَذۡهَبَ رِیحُكُمۡۖ وَٱصۡبِرُوۤا۟ۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّـٰبِرِینَ﴾ [الأنفال ٤٦]

Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Janganlah kalian saling berselisih sehingga melemah dan mengendur tekad kalian dan pergilah pertolongan kalian. Bersabarlah, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.
[Al-Anfal: 46]

وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّذِینَ خَرَجُوا۟ مِن دِیَـٰرِهِم بَطَرࣰا وَرِئَاۤءَ ٱلنَّاسِ وَیَصُدُّونَ عَن سَبِیلِ ٱللَّهِۚ وَٱللَّهُ بِمَا یَعۡمَلُونَ مُحِیطࣱ [الأنفال ٤٧]

Dan janganlah kalian seperti orang-orang yang keluar dari ini negeri-negeri mereka sedangkan mereka dalam keadaan menolak kebenaran dan ingin berbangga lagi takabur dihadapan manusia dan mereka menghalangi dari jalan Allah. Dan Allah mengetahui dari apa-apa yang mereka kerjakan. [Al-Anfal: 47]

Rujukan:
1. Kitab Al-minhaj Syarah Shahih Muslim oleh Al Imam An-Nawawi -Rahimahullah-

2. Kajian Syarah Shahih Muslim oleh Buya Muhammad Elvi Syam, Lc., MA : https://fb.watch/nK7Ek0l1Yb/?mibextid=Nif5oz

(Menit ke 4:35)

Padang, Jumat, 12 Rabiul Akhir 1445H

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button