Kitab Jihad dan SiyarSyarah Shahih Muslim

Kitab Jihad dan Siyar – Tidak Disukai Angan-angan Bertemu Musuh (Bagian 2)

Kitab Jihad dan Siyar
Bab 6: Tidak Disukai Angan-Angan Bertemu Musuh (Bagian 2)

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي بَعْضِ أَيَّامِهِ الَّتِي لَقِيَ فِيهَا الْعَدُوَّ يَنْتَظِرُ حَتَّى إِذَا مَالَتِ الشَّمْسُ قَامَ فِيهِمْ، فَقَالَ : ” يَا أَيُّهَا النَّاسُ لَا تَتَمَنَّوْا لِقَاءَ الْعَدُوِّ، وَاسْأَلُوا اللَّهَ الْعَافِيَةَ، فَإِذَا لَقِيتُمُوهُمْ فَاصْبِرُوا، وَاعْلَمُوا أَنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ ظِلَالِ السُّيُوفِ “. ثُمَّ قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَقَالَ : ” اللَّهُمَّ مُنْزِلَ الْكِتَابِ، وَمُجْرِيَ السَّحَابِ، وَهَازِمَ الْأَحْزَابِ اهْزِمْهُمْ، وَانْصُرْنَا عَلَيْهِمْ “.

Bahwasanya Rasulullah ﷺ di sebagian harinya yang pada hari itu beliau berjumpa dengan musuh. Beliau menunggu sampai matahari tergelincir barulah beliau berdiri untuk menghadapi musuh. Kemudian beliau berkata : “Wahai sekalian manusia janganlah kalian mengharapkan bertemu dengan musuh, mintalah kepada Allah al’afiyaah. Jika kalian bertemu maka bersabarlah! Ketahuilah bahwasanya surga berada di bawah naungan pedang. Kemudian Rasulullah ﷺ berkata:

“Ya Allah, Yang telah menurunkan Al-kitab, Yang mengerakkan awan, Yang Menghancurkan kelompok-kelompok, hancurkan lah dan tolonglah kami atas mereka.”

Faidah Hadist

1). Imam An nawawi رحمه الله berkata:

“Jika Rasulullah ﷺ belum berperang di pagi hari maka beliau menunggu hingga matahari tergelincir. Ulama berkata karena “waktu setelah matahari tergelincir (masuk Dzuhur) adalah waktu yang paling memungkinkan untuk berperang. waktu yang ketika itu angin berhembus dan jiwa dalam keadaan bersemangat.”

2). Jihad di jalan Allah merupakan salah satu jalan yang mengantarkan seseorang kepada surga.

Imam Nawawi رحمه الله berkata: “Adapun makna perkataan nabi ﷺ:

وَاعْلَمُوا أَنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ ظِلَالِ السُّيُوفِ

“Ketahuilah, sesungguhnya surga berada di bawah naungan pedang”

maknanya adalah ‏pahala dari Allah dan salah satu sebab yang mengantarkan ke surga adalah ayunan pedang dan perjalanan mujahidin di jalan Allah maka ikutilah peperangan di jalan Allah dengan jujur dan bersabarlah.”

3). Di anjurkannya berdoa dan meminta pertolongan kepada Allah ketika bertemu musuh dalam peperangan.

Imam Nawawi رحمه الله berkata:
“Adapun doa Nabi:

اللَّهُمَّ مُنْزِلَ الْكِتَابِ، وَمُجْرِيَ السَّحَابِ، وَهَازِمَ الْأَحْزَابِ اهْزِمْهُمْ، وَانْصُرْنَا عَلَيْهِمْ

“Ya Allah, Yang telah menurunkan Al-kitab, Yang mengerakkan awan,Yang Menghancurkan kelompok-kelompok, hancurkan lah dan tolonglah atas mereka”

Didalamnya terdapat faidah untuk berdoa dan meminta tolong kepada Allah. Wallahu ‘alam.”

Rujukan:

  1. Al minhaj, syarah Kitab Shahih Muslim
  2. Kajian Syarah Shahih Muslim oleh Buya Elvi Syam,. Lc.MA

Padang, Ahad, 14 Rabiul Akhir 1445

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button