ArtikelTanya Jawab

Yuk Nambah Ilmu! Edisi 2 – Bolehkah Melebihkan Bacaan Dzikir Istighfar?

Edisi 2 – Tanya Jawab Seputar Harian Muslim

Narasumber : Buya Muhammad Elvi Syam, Lc., M.A

Pertanyaan : Ketika saya beristighfar terkadang saya ragu apakah dzikir saya tersebut sudah sampai 100 apa belum. Apa hukum membaca dzikir istighfar kalau seandainya kita lebihkan?

Jawaban Ustadz hafizhahullahu ta’ala :
Kalau seandainya dzikir mutlak, maka tidak mengapa kita membacanya dengan berapa pun jumlahnya. Sebagaimana firman Allah ta’ala :

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًۭا كَثِيرًۭا

Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. (Surat Al-Ahzab (33) Ayat 41)

Dan firman Allah ta’ala :

فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًۭا

maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-(Surat Nuh (71) Ayat 10.)

Akan tetapi kalau seandainya dzikir tersebut adalah dzikir Muqoyyad yang berkaitan dengan waktu yang telah ada tuntunan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam maka harus sesuai tuntunan yang telah diajarkan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kepada kita tidak kita menambah nya. Wallahu a’lam.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button